Rabu, 02 Maret 2016

Jangan Ragu Belajar Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Lagi

Assalamu'alaikum,
Selamat pagi, para pembaca :)
Ini tulisan pertama di blogger saya yg bukan merupakan tugas dari kampus. 
Saya ingin berbagi sedikit tentang kehidupan, yaa.. sedikit-sedikit membagikan ilmu yang saya dapatkan. Semoga bermanfaat :)

Kehidupan bukan merupakan sesuatu yang mudah. Tanpa kita sadari banyak sekali dosa yang kita lakukan secara tidak sengaja. Meskipun kita memiliki kitab yakni Alqur'an yang bisa menuntun kita untuk hidup menjadi yang lebih baik dan benar, namun kita tetap saja melakukan kesalahan tersebut, sehingga dosa kita memenuhi langit dan bumi. Hal paling mudah yang sering kita lakukan adalah berhubungan dengan lisan dan perbuatan.
Dari Abu Hurairah ra., Rosululloh Muhammad saw. bersabda:
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau - kalau tidak dapat berkata yang baik, hendaklah ia berdiam diri saja" (Muttafaq 'alaih, Kebanyakan Ulama Hadits). 

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya ia mendengar Rosululloh Muhammad saw bersabda:

"Sesungguhnya seseorang hamba itu niscayalah berbicara dengan suatu perkataan yang tidak ia fikirkan - baik atau buruknya -, maka dengan sebab perkataannya itu ia dapat tergelincir ke neraka yang jaraknya lebih jauh daripada jarak antara sudut timur dan sudut barat" (Muttafaq 'alaih).
Kadang tidak sengaja memang, kita membicarakan orang lain terutama hal buruknya tanpa berpikir hal itu dapat menjebak kita di dalam neraka nanti. Perbuatan kita pun juga masih banyak yang perlu diperbaiki. Tak apa, memang manusia tak luput dari dosa dan hanya Dia lah yang Maha Sempurna. Namun, wajib kita harus menyadari semua kesalahan yang kita lakukan sebesar apapun itu dosanya. Setidaknya kita berusaha memperbaiki diri secara perlahan namun pasti. Kita punya Allah Maha Pengampun. Jangan takut untuk memohon ampun dan memperbaiki diri, itu membuktikan bahwa kita masih ingat Allah yang menciptakan kita. Allah akan membukakan pintu untuk kita, menghimbau agar kita kembali kepada-Nya, dan berlindung hanya kepada perlindungan-Nya. Apabila kita kembali kepada-Nya, Allah akan bangga pada kita. Rasulullah bersabda,"Allah benar-benar lebih gembira dengan taubat hamba-Nya dari pada seseorang yang menemukan kembali tunggangannya. Waktu itu ia membawa makanan dan minumannya. Ia meletakkan kepalanya dan tertidur. Kemudian, ia bangun, ternyata hewan tunggangannya sudah pergi. Sampai ketika ia sangat kepanasan dan kehausan, ia berkata, "aku akan kembali saja ke tempatku semula." Ia kembali ke tempat sebelumnya dan tidur di sana. Kemudian ia bangun. Ternyata hewan tunggangannya sudah ada di sisinya. Karena demikian gembira, dia berkata, " Ya Allah, sesunguhnya Engkau adalah Hamba-Ku dan aku adalah Rabb-Mu." Ia salah mengucapkan karena terlampau senang." (HR. Bukhari)
Dan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Salman dari Nabi Muhammad, beliau bersabda, "Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Aku selalu bersamanya selama ia selalu mengingat-Ku. Jika ia berdzikir di keramaian, Aku juga menyebutnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Dan jika ia mendekat kepada-Ku satu depa, Aku akan mendekat satu hasta. Jika dia mendekat kepada-Ku dengan berjalan, aku akan mendekat kepadanya dengan berlari kecil." (HR.Muslim)
 
Jadi, jangan ragu untuk memulai hari ini untuk belajar menjadi pribadi yang baik dan lebih baik  lagi. Allah bersama kita. Sedikit demi sedikit kita belajar, lama-kelamaan pasti nanti akan menjadi kebiasaan. Semoga bermanfaat bagi pembaca :)
Terimakasih
Wassalamu'alaikum.wr.wb


 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar